Sabtu, 21 November 2015

TERSELEKSI ALAM? MENGAPA?



            Seleksi alam menurut Charles Darwin dalam bukunya "On the Origin of Species" memuat tentang spesies yang berhasil beradaptasi dengan baik akan terus bertahan hidup, sedangkan yang tidak dapat beradaptasi akan punah. Seleksi alam yang ada di LPM ECPOSE pun bermakna sama, hanya anggota yang mampu beradaptasi yang akan mampu bertahan dalam UKM tersebut, sedangkan yang tidak mampu bertahan akan menghilang tanpa jejak seperti ditelan bumi. Seleksi alam dalam LPM ECPOSE bukan hanya sebuah kata, bukan pula hanya sebuah pengakuan belaka, berkat seringkali terjadinya kejadian serupa pada tahun-tahun sebelumnya.
Didalam LPM ECPOSE komunikasi antara senior dan anggota magang merupakan sesuatu hal penting yang harus terjalin, sehingga tidak terjadinya jarak yang akan menimbulkan kesenjangan diantara mereka. Namun hal ini masih belum disadari betul oleh anggota magang. Rasa malu dalam mengakrabkan diri adalah salah satu alasannya. Adanya rasa malu dalam mengakrabkan diri tersebut dapat menjadi salah satu faktor terjadinya hal yang disebut dengan seleksi alam.
Kurang didasarinya niat dalam masuk LPM ECPOSE juga turut serta mendorong proses seleksi alam yang terjadi. Mental bertahan tanpa didasari niat yang jelas akan mudah patah saat mereka diuji dengan hal-hal baru tentang dunia kejurnalistikan yang cukup sulit. Serta rasa ingin tahu anggota baru berkurang dan menyebabkan mereka hanya berdiam diri menanti tanpa mencoba mencari tahu sendiri dan bermalas-malasan.
Data dari kelas riset LPM ECPOSE tercatat ada 13 orang anggota, dan 8 orang telah mengkonfirmasikan jadwal kuliah mereka namun dari dua kali pertemuan kelas diadakan hanya ada 3 orang yang hadir dalam maing-masing pertemuan. Ini menunjukkan mulai adanya tanda-tanda seleksi alam dari anggota magang LPM ECPOSE sendiri.
Hal lain yang memicu faktor seleksi alam adalah adanya penekanan dalam metode pembelajaran yang dibawakan pemateri, misalnya dalam tugas. Penekanan metode pembelajaran tersebut dapat membuat anggota magang tertekan dan merasa berat sehingga mereka enggan untuk mengikuti kelas kembali.
Seharusnya penekanan yang ada dalam metode pembelajaran tersebut apabila disikapi dengan benar dapat dibuat sebagai pemacu semangat untuk terus berkembang menggali potensi terpendam yang dimiliki anggota magang. Dan tugas-tugas tersebut adalah sebuah evaluasi sampai dimanakah perkembangan dari para anggota magang sendiri. Jika ditelusuri juga, ada banyak hal yang bisa dilakukan di sekretariat LPM ECPOSE. Disana ada perpustakaan yang memiliki banyak koleksi bacaan yang bisa dinikmati. Ada juga komputer yang bisa digunakan untuk browsing dan lain-lain.

Anggota baru atau yang biasa disebut mahasiswa magang merupakan calon penerus organisasi. Anggota LPM ECPOSE sendiri merupakan suatu komunitas dimana mereka dapat berkumpul bersama untuk belajar, berdiskusi, menghargai, dan menginspirasi. Jika seleksi alam mahasiswa magang LPM ECPOSE terus terjadi, LPM ECPOSE akan kehilangan calon-calon penerus organisasi yang berpeluang kompeten dalam berorganisasi.

by: Ilham Faurizal Rahman

Bagikan

Jangan lewatkan

TERSELEKSI ALAM? MENGAPA?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

1 komentar:

Tulis komentar