kali ini saya menampilkan sebuah artikel berkaitan
dengan pemikiran mahasiswa masa kini. Selamat membaca :) Masa
remaja adalah masa perubahan ketika anak akan menjadi dewasa. Masa itu juga
dianggap masa yang paling indah. Mengapa indah? Karena pada masa itu biasanya
anak mulai mengenal lebih dekat lawan jenisnya. Bisa jadi muncul cinta pertama.
Deg-degan, berjuta rasa, bercampur aduk bertepuk sebelah tangan pasti
ujung-ujunganya putus cinta. Ingatan itu akan membekas hingga dewasa nanti.
Pada masa remaja yang kira-kira berkisar dari umur 10 – 20 tahun, problem yang
dihadapinya adalah krisis identitas. Pada masa ini, remaja berusaha mencari
jati dirinya. Anak muda mempertanyakan hal-hal seperti siapa aku, ingin seperti
apa diriku dan apa yang aku cari dalam hidupku. Remaja juga akan mengeskplorasi
banyak hal untuk menemukan identitasnya. Namun kerap saat pencarian identitas
ini remaja harus berbenturan dengan orang tua atau aturan yang ditetapkan orang
dewasa. Lingkungan dan orang tua/dewasa yang suportif dapat membantu remaja
menemukan jati dirinya secara sehat dan membantunya keluar dari krisis
identitas
Masa
remaja dulu dan sekarang sudah mengalami perubahan alias beda. Sehingga
orangtua harus mau berubah untuk menyikapi perubahan itu. Jika gagal, akan ada
dampak yang besar antara orangtua dan anak, yang menyebabkan terhalangnya
komunikasi dan kedekatan.Terlebih kondisi orangtua dulu dan sekarang juga
mengalami perubahan.”
Seperti
yang dapat kita amati di lingkungan sekitar, pengaruh kenakalan remaja bukan
saja dari lingkungan yang ditempati melainkan juga dari diri sendiri. Ada pula
faktor internal dan eksternal. Eitss…. jangan nethink dulu gaes :D, tidak semua
remaja itu terjerumus dalam lingkup kenakalan remaja. Melainkan banyak remaja
yang juga memiliki prestasi dan kualitas bermutu. Itu semua bergantung pada
pergaulan yang digunakan kita gaes :)
Di
mulai dari yang pertama. Faktor internal itu seperti, di saat seorang remaja
memiliki masalah dalam lingkup keluarga dan ada kemauan pada dirinya untuk
tidak menyelesaikan masalahnya melainkan melampiaskan ke dunia luar. Mungkin
pada masa itu, remaja belum bisa mengekspresikan emosi yang tepat dalam
dirinya. Dengan adanya masalah itu, dia harus bisa memotivasi diri sendiri
untuk mengontrol segala emosinya agar tidak terpengaruh dalam lingkup yang
kekerasan. Seseorang pasti mempunyai sifat temperamental yang berbeda-beda itu
terjadi karena faktor keluarga, teman, dan masyarakat. Nah, tinggal bagaimana
dia mengontrol segala sesuatunya, harus bisa berpandangan luas gaes :)
Then…
Faktor
eksternal diantaranya, sifat remaja yang selalu ingin tampil modys mbois gettt
brended dln….. sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan itu, juga dapat
menimbulkan dampak yang negatif seperti anak suka berfoya-foya, kurang memiliki
tata karma karena mengikuti budaya yang kurang baik, dan hal buruk lainnya.
Sifat tersebut bila terus dikembangkan akan membuat pribadi seseorang menjadi tidak
buruk. Itu dari sisi negatifnya :), ya kalau sisi positifnya kita dapat
mengetahui perkembangan teknologi yang kian modern. Kembali lagi, bergantung
bagaimana kita menjalaninya, jika dijalani dengan hati-hati pasti tidak
menimbulkan hal negatif. Dipergunakan dengan baik tidak disalahgunakan.
Next..
Kini
masalah yang sering kita jumpai di sekitar yang dihadapi oleh Mahasiswa yaitu
Galau *tear* apalah gitu :D. Galau adalah dimana seseorang berada pada titik
kebimbangam jenuh, ragu, gelisah, dilema, bingung apa yang harus dilakukan, dan
tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. Tapi itu semua wajar karena, galau
merupakan proses seseorang untuk menuju ke kehidupan yang lebih matang atau
berkualitas. Galau mengenalkan berbagai macam masalah, tinggal bagaimana kita
mengelola dan menyelesaikan masalah tersebut. Dengan galau pula kita dapat
melatih kesabaran, mengontrol emosi jiwa, tidak ragu dalam menentukan
keputusan. Perlu kalian ketahui galau tidak datang hanya karena cinta, tetapi
juga bisa hadir karena masalah keluarga atau orang-orang terdekat. Gaes, Ingat
! Jangan berlebihan dalam mengahadapi galau karena pasti ada dampak yang kurang
baik. Seperti, hilangnya konsentrasi saat pelajaran, dalam menjalani hidupnya
selalu gelisah, tidak semangat, dan juga dapat menganggu kesehatan.
Bagaimana cara mengatasi Galau? Berikut salah satu pendapat dari mahasiswa
fakultas hukum universitas negeri jember
1.
Jika seseorang mengalami kegalauan yang berat
dan dia bingung akan melakukan apa, yang harus dilakukan seseorang anak itu
adalah ia harus bisa memahami kegalauannya sendiri, mengapa ia galau? Apa
sebabnya? Ketika anak tersebut tidak bisa memahami kegalauannya akan sulit
untuk menyelesaikan semua itu.
2.
Harus mempunyai strategi untuk menyelesaikan
masalahnya. Jika itu sulit, carilah seseorang yang dapat mendengarkan dan
memberikan solusi atas masalah yang dihadapi. Ingat! Tidak semua orang dapat
menjadi pendengar yang baik. Satu hal yang membuat kita dewasa adalah Masalah.
Hadapi sejuta masalah apa bila masalah itu bisa memberi manfaat kepada kita dan
banyak orang di sekitar kita.
3.
Harus selalu berfikir positif. Apapun yang
sedang terjadi, percayalah sesudah hujan pasti ada pelangi artinya setiap ada
masalah pasti ada hikmah dibalik semuanya. Dihadapi dengan hati tenang, sabar,
ikhlas, usaha & senantiasa tersenyum.
Gaes,
jangan terlalu terpuruk dalam kegalauan ya (bagi yang galau). Karena apa? Itu
akan membuat rugi pada diri sendiri, tidak ada manfaat yang di dapat hanya
kesedihan mendalam. Masih banyak hal yang harus kita lakukan tidak hanya galau,
galau, dan *tear* dan tear. Masa depan dan karier kita masih panjang jauh ke
depan. Pikiran kita masih luas, pandang impian-impian kita dan gapailah, jangan
pernah ada ragu saat kita melangkah. Ingat! Jangan mau dipermainkan oleh waktu
tapi kitalah yang memainkan waktu dengan sabaik-baiknya. Tetap berdo’a diiringi
dengan niat, usaha, semangat, dan kemauan karena sesungguhnya kita masih
dikaruniai badan yang kuat, sehat, cerdas, serta kreatif. gaes ! Tomorrow is
your dream :) ! Tatap mimpimu jauh ke depan ! Jangan kau rusak mimpimu dengan
adanya galau ! Mahasiswa Say No To Galau !
Babay..see you next time :)
Semoga bermanfaat gaes
By : Angga
saiful rizal ;)
Bagikan
PEMIKIRAN MAHASISWA
4/
5
Oleh
Unknown
