Selasa, 17 November 2015

PEMIKIRAN MAHASISWA




 kali ini saya menampilkan sebuah artikel berkaitan dengan pemikiran mahasiswa masa kini. Selamat membaca :)            Masa remaja adalah masa perubahan ketika anak akan menjadi dewasa. Masa itu juga dianggap masa yang paling indah. Mengapa indah? Karena pada masa itu biasanya anak mulai mengenal lebih dekat lawan jenisnya. Bisa jadi muncul cinta pertama. Deg-degan, berjuta rasa, bercampur aduk bertepuk sebelah tangan pasti ujung-ujunganya putus cinta. Ingatan itu akan membekas hingga dewasa nanti.
Pada masa remaja yang kira-kira berkisar dari umur 10 – 20 tahun, problem yang dihadapinya adalah krisis identitas. Pada masa ini, remaja berusaha mencari jati dirinya. Anak muda mempertanyakan hal-hal seperti siapa aku, ingin seperti apa diriku dan apa yang aku cari dalam hidupku. Remaja juga akan mengeskplorasi banyak hal untuk menemukan identitasnya. Namun kerap saat pencarian identitas ini remaja harus berbenturan dengan orang tua atau aturan yang ditetapkan orang dewasa. Lingkungan dan orang tua/dewasa yang suportif dapat membantu remaja menemukan jati dirinya secara sehat dan membantunya keluar dari krisis identitas
            Masa remaja dulu dan sekarang sudah mengalami perubahan alias beda. Sehingga orangtua harus mau berubah untuk menyikapi perubahan itu. Jika gagal, akan ada dampak yang besar antara orangtua dan anak, yang menyebabkan terhalangnya komunikasi dan kedekatan.Terlebih kondisi orangtua dulu dan sekarang juga mengalami perubahan.” 
            Seperti yang dapat kita amati di lingkungan sekitar, pengaruh kenakalan remaja bukan saja dari lingkungan yang ditempati melainkan juga dari diri sendiri. Ada pula faktor internal dan eksternal. Eitss…. jangan nethink dulu gaes :D, tidak semua remaja itu terjerumus dalam lingkup kenakalan remaja. Melainkan banyak remaja yang juga memiliki prestasi dan kualitas bermutu. Itu semua bergantung pada pergaulan yang digunakan kita gaes :)
            Di mulai dari yang pertama. Faktor internal itu seperti, di saat seorang remaja memiliki masalah dalam lingkup keluarga dan ada kemauan pada dirinya untuk tidak menyelesaikan masalahnya melainkan melampiaskan ke dunia luar. Mungkin pada masa itu, remaja belum bisa mengekspresikan emosi yang tepat dalam dirinya. Dengan adanya masalah itu, dia harus bisa memotivasi diri sendiri untuk mengontrol segala emosinya agar tidak terpengaruh dalam lingkup yang kekerasan. Seseorang pasti mempunyai sifat temperamental yang berbeda-beda itu terjadi karena faktor keluarga, teman, dan masyarakat. Nah, tinggal bagaimana dia mengontrol segala sesuatunya, harus bisa berpandangan luas gaes :)
Then…
            Faktor eksternal diantaranya, sifat remaja yang selalu ingin tampil modys mbois gettt brended dln….. sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan itu, juga dapat menimbulkan dampak yang negatif seperti anak suka berfoya-foya, kurang memiliki tata karma karena mengikuti budaya yang kurang baik, dan hal buruk lainnya. Sifat tersebut bila terus dikembangkan akan membuat pribadi seseorang menjadi tidak buruk. Itu dari sisi negatifnya :), ya kalau sisi positifnya kita dapat mengetahui perkembangan teknologi yang kian modern. Kembali lagi, bergantung bagaimana kita menjalaninya, jika dijalani dengan hati-hati pasti tidak menimbulkan hal negatif. Dipergunakan dengan baik tidak disalahgunakan.
Next..
            Kini masalah yang sering kita jumpai di sekitar yang dihadapi oleh Mahasiswa yaitu Galau *tear* apalah gitu :D. Galau adalah dimana seseorang berada pada titik kebimbangam jenuh, ragu, gelisah, dilema, bingung apa yang harus dilakukan, dan tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. Tapi itu semua wajar karena, galau merupakan proses seseorang untuk menuju ke kehidupan yang lebih matang atau berkualitas. Galau mengenalkan berbagai macam masalah, tinggal bagaimana kita mengelola dan menyelesaikan masalah tersebut. Dengan galau pula kita dapat melatih kesabaran, mengontrol emosi jiwa, tidak ragu dalam menentukan keputusan. Perlu kalian ketahui galau tidak datang hanya karena cinta, tetapi juga bisa hadir karena masalah keluarga atau orang-orang terdekat. Gaes, Ingat ! Jangan berlebihan dalam mengahadapi galau karena pasti ada dampak yang kurang baik. Seperti, hilangnya konsentrasi saat pelajaran, dalam menjalani hidupnya selalu gelisah, tidak semangat, dan juga dapat menganggu kesehatan.
Bagaimana cara mengatasi Galau? Berikut salah satu pendapat dari mahasiswa fakultas hukum universitas negeri jember
1.      Jika seseorang mengalami kegalauan yang berat dan dia bingung akan melakukan apa, yang harus dilakukan seseorang anak itu adalah ia harus bisa memahami kegalauannya sendiri, mengapa ia galau? Apa sebabnya? Ketika anak tersebut tidak bisa memahami kegalauannya akan sulit untuk menyelesaikan semua itu.
2.     Harus mempunyai strategi untuk menyelesaikan masalahnya. Jika itu sulit, carilah seseorang yang dapat mendengarkan dan memberikan solusi atas masalah yang dihadapi. Ingat! Tidak semua orang dapat menjadi pendengar yang baik. Satu hal yang membuat kita dewasa adalah Masalah. Hadapi sejuta masalah apa bila masalah itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.
3.     Harus selalu berfikir positif. Apapun yang sedang terjadi, percayalah sesudah hujan pasti ada pelangi artinya setiap ada masalah pasti ada hikmah dibalik semuanya. Dihadapi dengan hati tenang, sabar, ikhlas, usaha & senantiasa tersenyum.

            Gaes, jangan terlalu terpuruk dalam kegalauan ya (bagi yang galau). Karena apa? Itu akan membuat rugi pada diri sendiri, tidak ada manfaat yang di dapat hanya kesedihan mendalam. Masih banyak hal yang harus kita lakukan tidak hanya galau, galau, dan *tear* dan tear. Masa depan dan karier kita masih panjang jauh ke depan. Pikiran kita masih luas, pandang impian-impian kita dan gapailah, jangan pernah ada ragu saat kita melangkah. Ingat! Jangan mau dipermainkan oleh waktu tapi kitalah yang memainkan waktu dengan sabaik-baiknya. Tetap berdo’a diiringi dengan niat, usaha, semangat, dan kemauan karena sesungguhnya kita masih dikaruniai badan yang kuat, sehat, cerdas, serta kreatif. gaes ! Tomorrow is your dream :) ! Tatap mimpimu jauh ke depan ! Jangan kau rusak mimpimu dengan adanya galau ! Mahasiswa Say No To Galau !


Babay..see you next time :)
Semoga bermanfaat gaes 
                                                                                                                               

By : Angga saiful rizal ;)

Bagikan

Jangan lewatkan

PEMIKIRAN MAHASISWA
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.