Hanya sekitar 80
orang yang akan lolos seleksi KSKM Fakultas Ekonomi Universitas Jember.
Kelompok Studi Kewirausahaan Muda
(KSKM) Fakultas Ekonomi Universitas Jember membuka perekrutan anggota baru.
Open recruitment dimulai sejak tanggal 26 – 31 Oktober 2015 untuk proses
pendaftaran. Selama proses pendaftaran dibuka, 245 orang telah mendaftarkan
dirinya sebagai calon anggota baru KSKM. Angka ini cukup fantastis dan menempatkan
KSKM sebagai UKM dengan peminat terbanyak di Fakultas Ekonomi. “Banyak Maba
memilih KSKM sebagai UKMnya karena banyak Maba yang takut tidak mendapatkan UKM
dan ingin mengembangkan jiwa enterpreneur yang mereka miliki.” Ujar Ketua Umum
KSKM , Handayani Novika Sari.
Rupanya, KSKM memang memiliki daya
tarik tersendiri bagi Maba. “Jika tidak lolos seleksi KSKM tahun ini, saya
harus tetap optimis dan akan mendaftar lagi tahun depan.” Ujar Novita Sari Maba
S1 Manajemen. Genie Arie Maba D3 Kesekretariatan memiliki pendapat yang tak
jauh berbeda,”Saya harus tetap optimis dan tetap berwirausaha meskipun tidak
lolos KSKM. Jika saya tidak lolos, saya akan mendaftar UKM lain untuk sementara
ini dan tetap mendaftar KSKM tahun depan.”
Untuk mengatasi banyaknya peminat
KSKM, panitia Open Recruitmen KSKM mengadakan seleksi yang cukup ketat. Seleksi
yang diadakan berupa aplikasi penjualan, presentasi Laporan Hasil Penjualan dan
tes wawancara. Presentasi Laporan Hasil Penjualan dan Wawancara dilaksanakan
pada hari Sabtu, 11 November 2015. Dari 245 orang yang mendaftar, hanya akan
direkrut sebanyak 80 orang. Seleksi yang sangat ketat ini diadakan karena ada
batasan kuota anggota dari pembimbing dan tentunya untuk mendapatkan anggota
yang terbaik. Namun, sebelum tahap wawancara dan presentasi Laporan Hasil
Penjualan sudah banyak calon anggota KSKM yang ter “Seleksi Alam”. Menanggapi hal tersebut, Reni Dwi Puspitasari
selaku Co.Acara dalam Open Recruitment anggota KSKM berpendapat, “Sudah banyak
Maba yang terseleksi alam. Mungkin hal itu karena niatnya kurang, mental yang
kurang siap dan adanya perbedaan didalam kelompok. Seperti yang sudah kita
ketahui, didalam 1 kelompok masing – masing anggota berasal dari prodi yang
berbeda.”
Seleksi anggota KSKM tidak gratis,
setiap calon anggota diwajibkan membayar uang pendaftaran sebesar Rp20.000.
Meskipun peserta tersebut tidak lolos seleksi, uang pendaftaran tidak akan
dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan. “Dana ini digunakan sebagai modal
bagi tiap – tiap kelompok untuk
berjualan, sertifikat, dan konsumsi pada saat proses presentasi dan wawancara.”
Ujar Co.Acara Oprec KSKM.
Selama proses seleksi aplikasi
penjualan, tiap – tiap kelompok mendapatkan laba dengan jumlah yang bervariasi.
KSKM memberikan modal sebesar Rp 30.000 bagi tiap kelompok untuk dikembangkan
dan mendapatkan laba sebanyak mungkin. Ada salah satu kelompok yang mencapai
omset penjualan lebih dari Rp 1.000.000 dengan laba bersih sekitar Rp 750.000.
Namun, ada juga yang hanya mendapatkan laba bersih sekitar Rp 100.000. Kelompok
dengan laba terbanyak mendapatkan hadiah khusus dari panitia KSKM. Namun,
banyaknya laba yang diperoleh tidak menjamin seluruh anggota kelompok tersebut
lolos seleksi KSKM.Reni Dwi Puspitasari juga mengatakan ”Laba yang didapat
peserta nantinya akan dikembalikan lagi kepada masing – masing kelompok. Hal
ini karena peserta masih belum terikat dengan KSKM. Jika nanti sudah masuk
salah satu divisi KSKM, maka baru ada pembagian laba untuk kas KSKM.”
Pengumuman nama – nama anggota yang
lolos seleksi akan diumukan pada hari Jumat,27 November 2015 atau selambat –
lambatnya hari Sabtu, 28 November 2015 melalui PK masing–masing kelompok dan
ditempel di sekretariat KSKM. Panitia berharap peserta yang lolos seleksi KSKM
agar aktif di KSKM, tidak malas, penuh loyalitas, tekun dan dapat menciptakan
jiwa enterpreneur untuk kemajuan KSKM di masa yang akan datang.
Bagikan
68 % Peserta Seleksi KSKM akan Gigit Jari
4/
5
Oleh
Unknown

