Minggu, 22 November 2015

68 % Peserta Seleksi KSKM akan Gigit Jari

Oleh Savira Nurwahyuni



Hanya sekitar 80 orang yang akan lolos seleksi KSKM Fakultas Ekonomi Universitas Jember.
            Kelompok Studi Kewirausahaan Muda (KSKM) Fakultas Ekonomi Universitas Jember membuka perekrutan anggota baru. Open recruitment dimulai sejak tanggal 26 – 31 Oktober 2015 untuk proses pendaftaran. Selama proses pendaftaran dibuka, 245 orang telah mendaftarkan dirinya sebagai calon anggota baru KSKM. Angka ini cukup fantastis dan menempatkan KSKM sebagai UKM dengan peminat terbanyak di Fakultas Ekonomi. “Banyak Maba memilih KSKM sebagai UKMnya karena banyak Maba yang takut tidak mendapatkan UKM dan ingin mengembangkan jiwa enterpreneur yang mereka miliki.” Ujar Ketua Umum KSKM , Handayani Novika Sari.
            Rupanya, KSKM memang memiliki daya tarik tersendiri bagi Maba. “Jika tidak lolos seleksi KSKM tahun ini, saya harus tetap optimis dan akan mendaftar lagi tahun depan.” Ujar Novita Sari Maba S1 Manajemen. Genie Arie Maba D3 Kesekretariatan memiliki pendapat yang tak jauh berbeda,”Saya harus tetap optimis dan tetap berwirausaha meskipun tidak lolos KSKM. Jika saya tidak lolos, saya akan mendaftar UKM lain untuk sementara ini dan tetap mendaftar KSKM tahun depan.”
            Untuk mengatasi banyaknya peminat KSKM, panitia Open Recruitmen KSKM mengadakan seleksi yang cukup ketat. Seleksi yang diadakan berupa aplikasi penjualan, presentasi Laporan Hasil Penjualan dan tes wawancara. Presentasi Laporan Hasil Penjualan dan Wawancara dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2015. Dari 245 orang yang mendaftar, hanya akan direkrut sebanyak 80 orang. Seleksi yang sangat ketat ini diadakan karena ada batasan kuota anggota dari pembimbing dan tentunya untuk mendapatkan anggota yang terbaik. Namun, sebelum tahap wawancara dan presentasi Laporan Hasil Penjualan sudah banyak calon anggota KSKM yang ter “Seleksi Alam”.  Menanggapi hal tersebut, Reni Dwi Puspitasari selaku Co.Acara dalam Open Recruitment anggota KSKM berpendapat, “Sudah banyak Maba yang terseleksi alam. Mungkin hal itu karena niatnya kurang, mental yang kurang siap dan adanya perbedaan didalam kelompok. Seperti yang sudah kita ketahui, didalam 1 kelompok masing – masing anggota berasal dari prodi yang berbeda.”
            Seleksi anggota KSKM tidak gratis, setiap calon anggota diwajibkan membayar uang pendaftaran sebesar Rp20.000. Meskipun peserta tersebut tidak lolos seleksi, uang pendaftaran tidak akan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan. “Dana ini digunakan sebagai modal bagi tiap – tiap kelompok  untuk berjualan, sertifikat, dan konsumsi pada saat proses presentasi dan wawancara.” Ujar Co.Acara Oprec KSKM.
            Selama proses seleksi aplikasi penjualan, tiap – tiap kelompok mendapatkan laba dengan jumlah yang bervariasi. KSKM memberikan modal sebesar Rp 30.000 bagi tiap kelompok untuk dikembangkan dan mendapatkan laba sebanyak mungkin. Ada salah satu kelompok yang mencapai omset penjualan lebih dari Rp 1.000.000 dengan laba bersih sekitar Rp 750.000. Namun, ada juga yang hanya mendapatkan laba bersih sekitar Rp 100.000. Kelompok dengan laba terbanyak mendapatkan hadiah khusus dari panitia KSKM. Namun, banyaknya laba yang diperoleh tidak menjamin seluruh anggota kelompok tersebut lolos seleksi KSKM.Reni Dwi Puspitasari juga mengatakan ”Laba yang didapat peserta nantinya akan dikembalikan lagi kepada masing – masing kelompok. Hal ini karena peserta masih belum terikat dengan KSKM. Jika nanti sudah masuk salah satu divisi KSKM, maka baru ada pembagian laba untuk kas KSKM.”
            Pengumuman nama – nama anggota yang lolos seleksi akan diumukan pada hari Jumat,27 November 2015 atau selambat – lambatnya hari Sabtu, 28 November 2015 melalui PK masing–masing kelompok dan ditempel di sekretariat KSKM. Panitia berharap peserta yang lolos seleksi KSKM agar aktif di KSKM, tidak malas, penuh loyalitas, tekun dan dapat menciptakan jiwa enterpreneur untuk kemajuan KSKM di masa yang akan datang.

Bagikan

Jangan lewatkan

68 % Peserta Seleksi KSKM akan Gigit Jari
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.