Dampak Musik
Luar Terhadap Para Remaja Indonesia
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang
mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah
suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti
oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan
menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa diseluruh dunia.
Di era globalisasi kini semua berkembang pesat, tidak hanya
dari sisi tekhnologinya tetapi juga dari sisi kehidupan masyarakatnya dan lain
lain. Masuknya musik luar negeri di Indonesia adalah salah satu dari dampak
globalisasi tersebut. Perkembangan zaman yang modern dapat mengubah segalanya
terutama sekarang yang melanda para remaja Indonesia adalah pola pikir mereka.
Dilihat dari pola pikir dan sudut pandang para remaja Indonesia mengenai musik adalah
mereka lebih menyukai musik barat atau korea dari pada musik negara mereka
sendiri. Hal ini dapat menimbulkan pengaruh positif ataupun negatif. Pengaruh
positif yang dapat diambil oleh para remaja Indonesia adalah pertama, mereka
tidak hanya mengetahui jenis musik yang ada di Indoneisa melainkan juga musik
yang ada diluar negeri atau musik internasional. Kedua, melalui musik
internasional mereka juga dapat mengenal bagaimana kultur dan budaya di negara
lain. Ketiga, bagi para penikmat musik internasional mampu membuat mereka lebih
nyaman atau mengetahui apa pesan yang disampaikan oleh pelantun musik tersebut.
Selain memiliki dampak positif penikmat musik luar negeri
juga memiliki dampak negatif, diantaranya pertama, mereka lebih tertarik
mengenal budaya negara lain dibandingkan budaya negara sendiri. Dapat dilihat
pada remaja indonesia sekarang yang cenderung lebih menyukai musik korea dan
ingin lebih tau mengenai budaya dan bagimana negara korea tersebut. Bahkan tak
segan-segan remaja indonesia lebih menyukai bahasa korea dari pada bahasa
negara mereka sendiri. Kedua, akan timbul rasa kecintaan yang berlebihan
terhadap negara lain dari pada negara sendiri. Ketiga, mereka (khususnya para
pelajar dan mahasiswa) lebih banyak menggunakan waktunya untuk menikmati musik
atau bahkan drama-drama yang sedang buming dibandingkan dengan belajar. Seperti
contohnya zaman sekarang yang super canggih, pelajar atau mahasiswa dapat
mendownload musik serta filmnya berjam-jam sampai mereka lupa waktu akan
prioritas utama mereka yaitu belajar.
Dilihat dari dampak positif dan negatif dari masuknya musik
luar negeri ke Indonesia, seharusnya para remaja indonesia lebih selektif dalam
menerima berbagai hal terutama mengenai musik. Karena memang tidak dapat
dihindari bahwa musik semakin berkembang dan para remaja tidak dapat menghindar
dari perkembangan musik pada zaman sekarang. Selain itu orang tua juga harus
dapat membimbing anak mereka agar dapat memilih mana yang baik dan buruk bagi
kehidupannya.
oleh ; Siti Herliana P
Bagikan
4/
5
Oleh
Unknown
