Kamis, 26 November 2015



Dampak Musik Luar Terhadap Para Remaja Indonesia
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa diseluruh dunia.
Di era globalisasi kini semua berkembang pesat, tidak hanya dari sisi tekhnologinya tetapi juga dari sisi kehidupan masyarakatnya dan lain lain. Masuknya musik luar negeri di Indonesia adalah salah satu dari dampak globalisasi tersebut. Perkembangan zaman yang modern dapat mengubah segalanya terutama sekarang yang melanda para remaja Indonesia adalah pola pikir mereka. Dilihat dari pola pikir dan sudut pandang para remaja Indonesia mengenai musik adalah mereka lebih menyukai musik barat atau korea dari pada musik negara mereka sendiri. Hal ini dapat menimbulkan pengaruh positif ataupun negatif. Pengaruh positif yang dapat diambil oleh para remaja Indonesia adalah pertama, mereka tidak hanya mengetahui jenis musik yang ada di Indoneisa melainkan juga musik yang ada diluar negeri atau musik internasional. Kedua, melalui musik internasional mereka juga dapat mengenal bagaimana kultur dan budaya di negara lain. Ketiga, bagi para penikmat musik internasional mampu membuat mereka lebih nyaman atau mengetahui apa pesan yang disampaikan oleh pelantun musik tersebut.
Selain memiliki dampak positif penikmat musik luar negeri juga memiliki dampak negatif, diantaranya pertama, mereka lebih tertarik mengenal budaya negara lain dibandingkan budaya negara sendiri. Dapat dilihat pada remaja indonesia sekarang yang cenderung lebih menyukai musik korea dan ingin lebih tau mengenai budaya dan bagimana negara korea tersebut. Bahkan tak segan-segan remaja indonesia lebih menyukai bahasa korea dari pada bahasa negara mereka sendiri. Kedua, akan timbul rasa kecintaan yang berlebihan terhadap negara lain dari pada negara sendiri. Ketiga, mereka (khususnya para pelajar dan mahasiswa) lebih banyak menggunakan waktunya untuk menikmati musik atau bahkan drama-drama yang sedang buming dibandingkan dengan belajar. Seperti contohnya zaman sekarang yang super canggih, pelajar atau mahasiswa dapat mendownload musik serta filmnya berjam-jam sampai mereka lupa waktu akan prioritas utama mereka yaitu belajar.
Dilihat dari dampak positif dan negatif dari masuknya musik luar negeri ke Indonesia, seharusnya para remaja indonesia lebih selektif dalam menerima berbagai hal terutama mengenai musik. Karena memang tidak dapat dihindari bahwa musik semakin berkembang dan para remaja tidak dapat menghindar dari perkembangan musik pada zaman sekarang. Selain itu orang tua juga harus dapat membimbing anak mereka agar dapat memilih mana yang baik dan buruk bagi kehidupannya.

oleh ; Siti Herliana P

Bagikan

Jangan lewatkan

4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.